mengenal tipe data array

Mengenal tipe data Array dalam bahasa pemrograman

January 20, 2023
admin

Array adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan nilai yang sama dalam satu variabel. Algoritma array mengacu pada cara kerja atau proses yang digunakan untuk mengolah data dalam array.

Contoh algoritma array dapat dilihat dalam proses pencarian elemen dalam array. Algoritma pencarian sequensial adalah algoritma yang mengecek setiap elemen dalam array satu per satu sampai elemen yang dicari ditemukan atau sampai seluruh array diterjemahkan.

Pseudocode:

function search(array, x):
for i = 0 to array.length - 1
if array[i] == x
return i
return -1

Contoh penggunaan:

numbers = [3, 5, 2, 8, 1]
x = 2
result = search(numbers, x)
if result == -1:
print("Element not found")
else:
print("Element found at index", result)

output:

Element found at index 2

Itu adalah contoh sederhana dari algoritma array, namun ada banyak algoritma array yang lebih kompleks yang digunakan dalam pengolahan data.

Selain pencarian, algoritma array juga digunakan dalam proses sorting atau pengurutan elemen dalam array. Salah satu algoritma sorting yang populer adalah bubble sort. Algoritma ini mengecek setiap pasangan elemen dalam array dan menukar posisi elemen jika diperlukan sampai elemen diurutkan secara benar.

Pseudocode:

function bubbleSort(array):
for i = 0 to array.length - 1
for j = 0 to array.length - i - 1
if array[j] > array[j + 1]
temp = array[j]
array[j] = array[j + 1]
array[j + 1] = temp

Contoh penggunaan:

numbers = [3, 5, 2, 8, 1]
bubbleSort(numbers)
print(numbers)

output:

[1, 2, 3, 5, 8]

Itu hanyalah contoh dari beberapa algoritma array yang umum digunakan. Ada banyak algoritma lain yang digunakan dalam pengolahan data, seperti insertion sort, quick sort, dan mergesort. Pemilihan algoritma yang tepat tergantung pada aplikasi dan kompleksitas data yang digunakan.

Selain algoritma sorting dan pencarian, algoritma array juga digunakan dalam proses manipulasi data, seperti menambah atau menghapus elemen dari array. Salah satu algoritma yang sering digunakan dalam proses ini adalah algoritma insert dan delete.

Algoritma insert digunakan untuk menambah elemen baru ke dalam array pada posisi tertentu.

Pseudocode:

function insert(array, index, element):
for i = array.length - 1 to index
array[i + 1] = array[i]
array[index] = element

Contoh penggunaan:

numbers = [3, 5, 2, 8, 1]
index = 2
element = 6
insert(numbers, index, element)
print(numbers)

output:

[3, 5, 6, 2, 8, 1]

Algoritma delete digunakan untuk menghapus elemen dari array pada posisi tertentu.

Pseudocode:

function delete(array, index):
for i = index to array.length - 2
array[i] = array[i + 1]
array.length = array.length - 1

Contoh penggunaan:

numbers = [3, 5, 2, 8, 1]
index = 2
delete(numbers, index)
print(numbers)

output:

[3, 5, 8, 1]

Itu adalah beberapa contoh dari algoritma array yang umum digunakan. Namun, seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, ada banyak algoritma lain yang digunakan dalam pengolahan data dan pemilihan algoritma yang tepat tergantung pada aplikasi dan kompleksitas data yang digunakan.

Loading...